Main Article Content
Abstract
Abstrak Inggris. The nutritional status and health of mothers and children as a determinant of the quality of human resources, this is evidenced by the nutritional status and health of mothers in the pre-pregnancy period, during pregnancy and during breastfeeding is a very critical period. The government has launched a stunting intervention including pregnant women getting blood supplement tablets of at least 90 tablets during pregnancy, providing supplementary food to pregnant women, fulfilling nutrition, delivering with a doctor or expert midwife, IMD (Early Breastfeeding Initiation), exclusive breastfeeding for 6 months, giving MP ASI from children aged 6 months to 2 years, provide complete basic immunization and vitamin A, monitor the growth of toddlers at the posyandu, and implement clean and healthy living habits. Providing health education in an effort to increase knowledge can be done by using health promotion aids in the form of visual aids, audio visual aids and audio visual aids. Audiovisual is one of the counseling tools. Audiovisual media is more effective in receiving learning because it can provide more real experiences than what is conveyed by audio and visual media. Community service activities aim to increase mother's knowledge about the importance of preventing stunting during pregnancy by providing health education, pregnant women are given pre-test questionnaires to measure knowledge, then health education is carried out with audio-visual media after which they are given a post-test. The results of the knowledge score before treatment averaged 68 and after treatment increased to 85.86 where the score had a difference of 17.86 or an increase of 26%, the score ρ-value = 0.000 (ρ-value <0.05) which means there is there was a significant difference in scores between before and after health education was carried out using audio-visual media (video) for pregnant women or there was a significant increase in knowledge about preparation for stunting prevention during pregnancy after health education was carried out using audio-visual media (video).
Abstrak Indonesia. Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Pemerintah mencanangkan intervensi stunting meliputi ibu hamil mendapatkan tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan, pemberian makanan tambahan pada ibu hamil, pemenuhan gizi, persalinan dengan dokter atau bidan ahli, IMD (Inisiasi Menyusu Dini), ASI Eksklusif selama 6 bulan, pemberian MP ASI mulai anak usia 6 bulan sampai dengan 2 tahun, berikan imunisasi dasar lengkap dan vitamin A, pantau pertumbuhan balita di posyandu, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Pemberian pendidikan kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu promosi kesehatan berupa alat bantu lihat (visual aids), alat bantu dengar (audio aids) dan alat bantu lihat dengar (Audio Visual Aids). Audiovisual merupakan salah satu alat bantu penyuluhan. Media audiovisual lebih efektif dalam menerima pembelajaran karena dapat memberikan pengalaman nyata lebih dari yang disampaikan media audio maupun visual. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pencegahan stunting dalam masa kehamilan dilakukan dengan memberikan health education, ibu hamil diberikan kuesioner pre test untuk mengukur pengetahuan, kemudian dilakukan health education dengan media audio visual setelah itu diberikan post test. Didapatkan hasil skor pengetahuan sebelum perlakuan rata-rata 68 dan setelah perlakuan meningkat menjadi 85,86 dimana skor tersebut terdapat selisih 17,86atau terjadi peningkatan sebesar 26%, skor ρ-value = 0,000 (ρ-value <0,05) yang berarti terdapat perbedaan skor yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (video) pada ibu hamil atau terdapat peningkatan yang signifikan pengetahuan tentang persiapan pencegahan stunting pada masa kehamilan setelah dilakukan health education dengan menggunakan media audio visual (video).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
