Main Article Content
Abstract
Abstrak Inggris. The Corona Virus Disease (COVID-19) pandemic has caused shocks in all aspects of human life, not only in the health sector but also economic, social, cultural, and political. Changes that occur in all aspects of life bring us to a new era known as the New Normal Life, that we enter a condition to come to terms with the coronavirus pandemic. Kediri Regency is one of the regencies in East Java with a fairly high spread of Covid-19 so that it often returns to the red zone. Based on a preliminary study of 10 residents of Tawang Sari Hamlet RT/RW 021/004, Bobang Village, Semen District, Kediri Regency, it was found that 70% of residents said that the new normal during the covid-19 pandemic was a period of returning to normal as before the covid-19 pandemic,They can do anything as before, gather with many people and travel without health protocols, 30% of residents said they only wear masks if traveling far, can gather without physical distancing, as long as they return home to wash their hands.So it is interesting to carry out community service about New Normal Health Education During the Covid-19 Pandemic in Bobang Village, Semen District, Kediri Regency.
Abstrak Indonesia. Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) memberikan guncangan dalam segala aspek kehidupan manusia, tidak hanya bidang kesehatan tetapi juga ekonomi, sosial, budaya, dan politik. Perubahan yang terjadi pada segala aspek kehidupan membawa kita pada era baru yang dikenal dengan Kehidupan baru New Normal, bahwasanya kita memasuki kondisi untuk berdamai dengan Pandemi virus corona.Kabupaten Kediri merupakan salah satu kabupaten di jawa timur dengan persebaran covid-19 yang cukup tinggi sehingga seringkali kembali ke zona merah. Berdasarkan studi pendahuluan kepada 10 warga Dusun Tawang Sari RT/RW 021/004, Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri didapatkan hasil bahwa 70% warga mengatakan new normal saat pandemic covid-19 merupakan masa kembali normal seperti sebelum pandemic covid-19, mereka dapat melakukan apapun seperti sediakala, berkumpul dengan banyak orang dan bepergian tanpa protokol kesehatan, 30% warga mengatakan hanya memakai masker jika bepergian jauh, boleh berkumpul tanpa distancing physical, asalkan kembali kerumah cuci tangan.Maka menarik untuk dilakukan pengabdian masyarakat tentang Pendidikan Kesehatan New Normal Saat Pandemi Covid-19 Di Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
