Main Article Content
Abstract
Abstrak Inggris. Infectious diseases such as ISPA, tuberculosis and diarrhea were the most prevalent diseases in health services. However, changes in people’s lifestyles are one of the causes of a shift in disease patterns (epidemiological transition). In 2015, PTMs such as Stroke, Coronary Heart Disease (CHD), Cancer and Diabetes actually ranked highest. PHBS is to increase the knowledge, awareness, willingness and ability of the community to live a clean and healthy life, and to increase the active participation of the community, including the business world, in an effort to achieve optimal health status. Appearing as a disease that often attacks school-age children (ages 6-10), it turns out that it is generally related to PHBS. The level of health services in general for the people of Indonesia is still far from being satisfied, especially for people who are economically disadvantaged. Therefore, as a real manifestation of our concern as students and the STIKes Ganesha Husada Kediri Health Team, we will organize social service activities in the form of simple free health checks (Check Blood Pressure, Blood Sugar, Cholesterol and Gout,) in RW 01 and RW 02 Tambakrejo Village, Gurah District, Kediri Regency.
Abstrak Indonesia. Saat ini, Indonesia tengah menghadapi tantangan besar yakni masalah Kesehatan triple burden, karena masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya Penyakit tidak menular (PTM) dan penyakit-penyakit yang seharusnya sudah Teratasi muncul kembali. Pada era 1990, penyakit menular seperti ISPA, Tuberkulosis dan Diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan Kesehatan. Namun, perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu Penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi). Tahun 2015, PTM seperti Stroke, Penyakit Jantung Koroner (PJK), Kanker dan Diabetes justru menduduki peringkat tertinggi .PHBS adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran,Kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, sertaMeningkatkan peran serta aktif masyarakat termasuk dunia usaha dalam upayaMewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Munculnya sebagai penyakit yangSering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10), ternyata umumnya berkaitanDengan PHBS.Tingkat pelayanan kesehatan umumnya masyarakat Indonesia masih jauh Dari kata puas terutama bagi masyarakat yang kurang mampu dari segi ekonomi. Oleh karena itu, sebagai perwujudan nyata keperdulian kami sebagai mahasiswa Dan Tim Kesehatan STIKes Ganesha Husada Kediri, kami akan Menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan sederhana Secara gratis (Cek Tekanan Darah, Gula Darah, Kolesterol dan Asam urat,) di RW 01 dan RW 02 Desa Tambakrejo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Penulis mengakui bahwa Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC BY 4.0). Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal DIMAS kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS); Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
Penulis yang mengirimkan naskah artikel, sepenuhnya menyadari bahwa, jika artikel tersebut diterima untuk terbit/publish, maka hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan kepada Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya. Penulis harus menandatangani perjanjian transfer hak cipta ketika mereka telah menyetujui bukti akhir yang dikirim oleh Jurnal Pengabdian Masyarakat (DIMAS) sebelum publikasi. Perjanjian transfer hak cipta dapat diunduh di sini.
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Dimas) dan Sarana Bhina Ilmu Ltd., dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, opini, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Bagaimanapun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan oleh Sarana Bhina Ilmu Ltd., adalah menjadi tanggung jawab masing-masing penulis.
